Langsung ke konten utama

Palu Arit Aeroflot


Hasil gambar untuk aeroflot
source: internationalairportreview.com























Tahun 2010-an seorang kawan yg bekerja di biro perjalanan wisata kedatangan tamu dalam rombongan besar. Tamu itu satu keluarga besar pengusaha dari Rusia yang akan berlibur di Bali. Keluarga itu mencarter dua pesawat Aeroflot jenis Boeing 737.

Namun nahas, kedua pesawat Aeroflot itu, Garuda-nya Rusia, urung mendarat di Bali dan terpaksa melandaskan rodanya di Singapura. Otoritas Indonesia melarang keduanya masuk.

Ukuran pesawat itu standar saja. Tidak lebih besar dari pesawat Garuda yang biasa ditumpangi jamaah haji, seperti Boeing 747-400 yg sudah diketanahkan (grounded).

Selain itu, maskapai Rusia tadi tidak sedang mengangkut kargo berbahaya yang terlarang masuk ke bumi Indonesia. Pesawat itu juga steril dari bom atau ancaman teroris lain.

Di manifes penumpang pesawat juga tidak tercatat nama-nama berbahaya macam Osama bin Laden atau Semion Mogilevich misalnya. Dan hubungan Indonesia dengan Rusia sedang baik-baik saja.

Lantas, kenapa pesawat Aeroflot itu tertegah untuk masuk ke Indonesia dan terpaksa dipecah ke enam pesawat lebih kecil untuk melanjutkan penerbangan ke Bali?

Ternyata masalah utama ada di rudder atau ekor pesawat. Bagian yang biasa dirajah dengan logo maskapai itu bergambar palu arit, lambang negara Uni Soviet dulu. Jadi, jangankan ideologinya, gambarnya pun haram...waktu itu. (AD)

Komentar

Gerbong paling laku

Amin dan Aamiin

Suatu ketika saya dikritik oleh sesama anggota grup WA karena mengamini doa dengan salah. Salah, karena tulisan "amin" saya kurang huruf, sehingga mudah disalahartikan. Seharusnya "aamiin" katanya. Entah disalahartikan oleh sesama pembaca atau oleh Allah. Padahal saya mengamini utk berdoa pada Tuhan yang Maha Mengetahui dan Maha Berilmu, bukan kepada sesama anggota grup. Pada kesempatan lain di grup sebelah. Sebagai pembaca senyap ( silent reader ), saya mengikuti obrolan tentang pakaian. Seorang kawan mengunggah fotonya sedang berjubah dan bertopi haji sambil mengajak kami berpakaian   secara islami. Anggota grup lain membalas dengan foto yg sama: berjubah dan berpeci plus bersurban. Saya belum yakin apakah benar pakaian islami itu jubah dan peci? Beberapa saat lalu, kami pergi membesuk anak kawan di rumah sakit. Kawan tadi adalah keluarga Katolik Jawa. Waktu rombongan kami datang, kawan tadi sedang bersama keluarga besarnya.  Setelah berbasa-basi sej...

Dialek, bahasa Madura, Bangkalan, Suramadu

Jembatan Suramadu setelah matahari tenggelam Variasi Bahasa Madura di Kabupaten Bangkalan 1. Latar Belakang Bangkalan merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang secara geografis berada di bagian paling barat dari pulau Madura. Letak Bangkalan yang berada di ujung Pulau Madura sangat menguntungkan karena berdekatan dengan Kota Surabaya yang merupakan pusat perdagangan di Jawa Timur. Sealain itu, kabupaten ini juga merupakan pintu gerbang pulau Madura baik darat maupun laut. Pembangunan jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) yang menghubungkan jalur darat antara Surabaya dan Bangkalan serta pelabuhan laut internasional dan terminal peti kemas Kamal sangat berdampak positif bagi kemajuan kabupaten Bangkalan. Hal tersebut menyebabkan aktivitas ekonomi, interaksi, dan mobilisasi masyarakat kabupaten Bangkalan menjadi lebih tinggi dari kabupaten lain. Bangkalan merupakan kabupaten yang paling banyak mendapat ‘berkah’ dari keberadaan jembatan Suramadu dan pelabuhan Kamal. ...

Flyer atau Player?

player atau flyer? Salah seorang petugas Kemhub bernama Pak Udin diwawancarai TV One Agustus lalu. Beliau menjelaskan tentang penerapan rekayasa lalu lintas yg baru. Kata beliau," kami membagikan player untuk sosialisasi aturan genap ganjil yang baru". Saya mengernyitkan dahi. Kenapa pulak player yg harus dibagikan? Mungkin, dugaan saya, agar sosialisasi dapat terlaksana dengan cepat dan baik, para player  (mungkin maksudnya semacam  pelaksana)  akan dikerahkan ke berbegai tempat. Usaha yang bagus sekali. Tak lama berselang, kami disuguhi gambar petugas berbaju biru muda membagikan selebaran pada pengendara dan pejalan kaki. Ada takarir gambar yang menjelaskan tentang kegiatan itu. Beberapa kali kata "player" yg sama muncul, tapi tempat artikulasinya sudah bergeser dr bilabial /p/ ke labio-dental /f/, sehingga kami tahu jalan ceritanya. Yang dimaksud adalah flayer atau selebaran. Mungkin karena ingin menimbulkan reaksi tertentu dari pendengar,...